Telp. 021 - 29253566, 0812 8100 3177
BB 536442EE
rachemtrinindo@gmail.com

Cooling Tower

IMG_20140726_123637

pengertian cooling tower dan cara kerja nya

salah satu kompenen utama pada AC sentral selain chiller ,AHU,dan ducting adalah cooling tower atau manara pendingin. Fungsi utamanya adalah sebagai alat untuk mendinginkan air panas dari kondensor dengan cara dikontakkan langsung dengan udara secara konveksi paksa mengunakan fan/kipas .Konstruksi cooling tower terdiri dari system pemipaan denga banyak nozzle ,fan/bloer,bak penampung ,casing,dbs

proses yang terjadi pada chiller atau unit pendingin untuk sytem AC sentral dengan sytem kompresi uap terdiri dari proses kompresi,kondesasi ekspansi dan .evaporasi.peroses ini terjadi dalam satu siklus tertutup yang menggunakan fluida kerja berupa refrigerant yang mengalir dalam sytem pemipaan yang terhubung dari satu kompenen ke kompenen lainnya .kondesor pada chiller biasanya berbentuk water-coolend condensor yang menggunakan air untuk proses pendinginan refregeran.

Secara umum bentuk konstrukisnya berupa shell & tube dimana air mengalir memasuki shell/tabung dan uap refregeran superheat mengalir dalam pipa yang berbeda didalam tabung sehingga terjadi proses pertukaran kalor .Uap refrigean superheat berubah fase menjadi cair yang memiliki tekanan tinggi mengalir menuju alat ekspansi.semantara air yang keluar memiliki temperatur yang lebih tinggi.Kaerena air ini akan digunakan lagi untuk proses pendinginan kondensor maka tentu saja temperturnya harus diturunkan kembali atau didinginkan pada cooling tower.

langkah pertama adalah memompaair panas tersebut menuju cooling tower melewati sytem pemupaan yang pada ujungnya memeiliki banyak nozzle untuk tahap spraying atau semburan.Air panas yang keluar dari nozzle secara langsung melakukan kontak dengan udara sekitar yang bergerak secara paksa karena pengaruh.fan/blower yang terpasang pada cooling tower.

sistem ini sangat eektif dalam proses pendingian air karena suhu kondensasinya sangat rendah mendekati suhu wet-bulb udara. Air yang sudah mengalami penurunan temperatur ditapung dalam bak/basin untuk kemudian dipompa kembali menunju kodensor yang berbeda di dalam chiller. Pada cooling tower juga dipasang katup make up water yang dihubungkan ke sumber air erdekat untuk menambah kapasitas air pendinginan jika terjadi kehilangan air ketika proses evaporative cooling tersebut .

sumber :http://hamparanmandiri.blogspot.com/2013/12/pengertian-cooling-tower.html

Leave comment for this ad